Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Nadal Lampiaskan Amarah Matador

Piala Davis

Minggu, 06 Maret 2011, 01:23 WIB
Nadal Lampiaskan Amarah Matador
Rafael Nadal
RMOL.Petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal sukses mengantarkan tim Spanyol unggul 2-0 atas tuan rumah Belgia pada putaran pertama Piala Davis, kemarin. Nadal yang baru pulih dari cedera betis tampil dengan performa terbaiknya.

Sebelum Nadal, Spanyol ung­gul lebih dulu lewat tunggal per­tama, yang diciptakan Fernando Ver­das­co setelah mengalahkan Xavier Malisse 6-4, 6-3, 6-1.

Seperti diketahui, tim Ma­ta­dor, julukan Spanyol, sedang meng­incar gelar juara Piala Davis setelah puasa gelar selama empat tahun. Kini, penyandang gelar tahun 2008 dan 2009 itu mulai bersemangat karena ke­ha­di­ran Nadal di turnamen ter­sebut.

Kemenangan Nadal di laga ke­marin, diraih setelah me­nga­lah­kan petenis Belgia yang me­nem­pati rangking 144 dunia, Rubens Bemelmans dengan skor 6-2, 6-4, dan 6-2. Kesuksesan tersebut, sebagai jawabah keseriusan Na­dal untuk tampil all out mem­bela bendera negaranya.

Di laga tersebut, pemegang sem­bi­lan gelar grand slam itu tam­pil trangginas melayani ri­valnya. Sejak set pertama, atlet ter­baik 2010 itu langsung mem­per­tontonkan aksi liarnya. Unggul 6-2 di set awal, Nadal sem­pat men­da­pat perlawanan se­ngit di set kedua, namun maestro te­nis Spa­nyol itu berhasil me­nutup set dengan kemenangan 6-4.

Sukses tersebut dipertahankan pe­tenis 24 tahun itu di set ketiga, se­telah dirinya kembali menang mudah 6-2.

“Saya bermain dengan sangat nya­man. Saya merasa saya mengendalikan laga tersebut,” ujar Nadal yang tampil di tur­namen untuk pertama kalinya, setelah kalah dari David Ferer di perempatfinal Australia Terbuka 26 Januari lalu.

“Penting bagi saya untuk kem­bali tampil dan segera me­ne­mu­kan irama permainan. Pasalnya, ti­dak mudah untuk bermain kem­bali pascacedera,” imbuh­nya.

Sebelumnya, Nadal yang baru saja terbebas dari cedera paha yang di dapatnya di Australia Ter­buka lalu, berjanji tampil cia­mik di Piala Davis saat Spanyol bertemu Belgia.

Sejak tiba di Belgia Selasa (1/3) lalu, Nadal langsung men­ja­lani latihan bersama rekan se­ne­ga­ranya. Perban yang biasanya me­lingkar di kaki Nadal pun sudah tak terlihat lagi.     

Di laga lain, juara bertahan Ser­bia yang tidak diperkuat pe­tenis andalannya Novak Djo­kovic secara mengejutkan di­ta­han imbang 1-1 oleh tim India se­bagai tim non unggulan.

Petenis India, Somdev Dev­var­man sukses menumbangkan Janko Tipsarevic 7-5, 7-5, 7-6 (3) se­­telah sebelumnya Viktor Troi­c­ki meraih kemenangan atas Ro­han Bopanna 6-3, 6-3, 5-7, 3-6, 6-3.

Tipsarevic yang sempat ung­gul 4-1 di set pertama dan 5-2 di set kedua kerap melakukan be­berapa kali unforced errors yang menyebabkan Devvarman suk­ses membalikkan keadaan.

“Terlihat jelas bahwa Tip­sa­re­vic tidak berkonsentrasi penuh da­lam laga tersebut,” keluh kap­ten tim Serbia, Bogdan Obra­do­vic.

Selain Serbia, tim Amerika Se­ri­kat juga gagal meraih ke­me­nangan dan harus puas berbagai poin setelah imbang atas Cile. Kemenangan AS diberikan Andy Roddick yang mengalahkan Nicolas Massu 6-2, 4-6, 6-3, 6-4. Sayang, petenis AS lainnya, John Isner dipaksa menyerah dalam pertandingan maraton selama lima set oleh Paul Cap­deville 6-7 (5), 6-7 (2), 7-6 (3), 7-6 (5), 6-4.

Sementara itu, runner-up mu­sim lalu, Prancis menguasai per­mainan setelah memimpin 2-0 atas Austria. Jeremy Chardy mem­buktikan kondisinya prima ketika mencetak angka 7-5, 6-4, 7-5 atas Jurgen Melzer. Di­lan­jut­kan, Gilles Simon mengalahkan Ste­fan Koubek 6-0, 6-2, 6-3.

“Saya harus menghentikan permainannya. Dan saya me­main­kan permainan terbaik saya se­lama hidup ini,” kata Chardy. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA