Dengan kemenangan ini, FiliÂpina kembali memiliki juara duÂnia tinju di samping petinju leÂgenÂdaris Manny ‘Pacman’ PacÂquiao. Donaire yang menganÂtongi rekor (26-1, 18 KO) juga di prediksi bakal meneruskan sukÂses Pacman yang telah menÂgisyaratkan akan menggantung sarung tinju.
Sebelum laga yang digelar di ManÂdalay Bay Resort and CasiÂno, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, kemarin pagi WIB, The Filipino Flash, julukan DoÂnaire berujar jika dirinya meÂmang berambisi untuk mengikuti jejak Pacquiao.
“Saya akan meÂniru Manny yang merebut gelar juara di baÂnyak kelas dan akan meÂmulainya dengan mengaÂlahÂkan Montiel,†ujar petinju 28 tahun itu.
Hal tersebut langsung dibukÂtikan Donaire selepas bel ronde perÂtama berbunyi. Meski MonÂtiÂnel (44-3-2, 34 KO) langsung tamÂpil menyerang dengan meÂlanÂcarkan jab-jab keras, namun DoÂnaire mampu mengÂhinÂdarinya hingga ronde pertama berakhir.
Di ronde kedua jual-beli puÂkulÂan kerap terjadi, namun keÂdua petinju terlihat masih keÂsulitan memÂbongkar pertaÂhanan lawan yang masih sama kuat. Begitu ada peluang, Donaire langÂsung melancarkan pukulan
hook kiri yang sangat keras ke arah wajah lawannya.
Pukulan yang mengenai kuÂping itu langsung membuat MonÂÂtiel tersungkur di atas kaÂnÂvas dan terlihat kejang sesaat seÂbelum juara dunia asal MekÂsiko ini berusaha bangkit untuk meÂlanjutkan pertarungan.
Namun wasit Russell Mora langung memutuskan mengÂhenÂtikan pertarungan untuk menÂcegah hal yang tidak diinginkan. Mora menghentikan pertarungan saat pertarungan ronde kedua berjalan dua menit 25 detik.
Sebelum merebut gelar kelas banÂtam WBA/WBO, Donaire meÂrupakan bekas juara dunia kelas layang. Bagi petinju FiliÂpina ini, laga kali ini menjadi keÂmenangannya yang ke-25 secara berturut-turut.
Sementara bagi Montiel yang meÂrupakan juara dunia sejak 1999, kekalahan ini menjadi keÂkalahan pertamanya setelah 13 perÂtarungan sejak 2006.
[RM]
BERITA TERKAIT: