Di laga tersebut, kedua tim bermain ketat. Tuan ruÂmah Celtics yang kalah 15-20 di kuarter pertama, lalu memÂbaÂlas dengan mencetak 24 angka di kuarter kedua 43-39 dari Heat.
Rondo Cs baru mengeluarkan perÂformanya di kuarter ketiga dengÂan mengemas 35 poin, seÂmentara Heat hanya mampu memÂbuat 18 poin. Keunggulan besar Celtics membuat mereka balik unggul menjadi 74-61.
Laga sengit terjadi pada kuarÂter terakhir. LeBron James Cs yang tertinggal 13 angka mampu bangÂkit dan membuat skor berÂubah menjadi hanya 81-83, saat laga tersisa 19 detik lagi.
Sebenarnya, James berÂpeÂluang menyamakan kedudukan. SaÂyang, tembakan tiga angka beÂkas bintang Cleveland Cavaliers itu gagal menghasilkan angka. Heat pun harus tumbang dengan skor 85-82 dan membuat Celtics untuk sementara menempati punÂcak klasemen wilayah timur.
“Celtics adalah juara bertahan unÂtuk klasemen Wilayah Timur. Anda harus mengalahkan Celtics dan Kevin Garnett dkk tidak akan membuatnya mudah,†kata PeÂlatih Heat Erik Spoelstra diÂlanÂsir
Yahoosports, Senin (14/2).
Rondo mengemas triple-douÂble dengan torehan 11 poin, 10 rebounds dan 10 assists. SeÂmenÂtara power forward Kevin GarÂnett menjadi top performer dengÂan 19 angka tujuh rebound. Chris Bosh menjadi pemain paling geÂmilang di kubu Heat lewat koÂleksi 24 poin dan 10 rebounds. SeÂdangkan King James meÂnamÂbahnya lewat torehan 22 poin.
Kemenangan ini merupakan keÂmenangan ketiga Celtics atas Heat di musim 2010/2011 ini. HaÂsil ini jelas menguntungkan CelÂtics sebab head to head kontra CelÂtics lebih baik. Keuntungan itu akan berguna di babak play-off nanti. Heat kembali akan menÂantang Celtics, 10 April menÂdaÂtang. Kali ini King James Cs akan bertindak sebagai tuan rumah.
“Miami adalah tim yang berÂbeda. Kami akan mengÂhaÂdaÂpiÂnya lagi April nanti di Miami,†ujar kapÂten Celtics, Paul Pierce.
[RM]
BERITA TERKAIT: