Saran dan nasihat itu disamÂpaiÂkan mekanik VaÂlentino Rossi, Jerry Burgess. MeÂnuÂrut Burgess, Stoner yang difavoritkan seÂbagai juara dunia musim ini haÂrus tampil konÂsisÂten, tanpa keÂsaÂlahan fatal dalam baÂlapan, jika ingin meraih gelar terhormat.
“Stoner memang bisa melejit dengÂan sangat cepat dan kita suÂdah melihatnya sepanjang karier baÂlapan dia, dengan merebut geÂlar juara pada 2007 bersama DuÂcati. Masalahnya, Stoner harus meÂlakukan itu tanpa membuat sebuah kesalahan musim ini,†kata Burgess.
Saran dan nasehat tersebut diÂberikan Burgess, karena peÂnamÂpilan Stoner di musim lalu kuÂrang tokcer. Padahal pebalap AusÂtralia itu mengikuti semua seri balapan MotoGP 2010, tapi maÂsih tertinggal dari Valentino Rossi yang absen di empat seri kaÂrena cedera bahu. Di mana StoÂner menduduki peringkat ke empat, sedangkan
The Doctor di posisi ketiga klasemen akhir.
“Stoner mengikuti semua baÂlapan tahun lalu dan masih terÂtingÂgal dari Rossi di klasemen akhir. Stoner memenangi banyak baÂlapan lebih dari Rossi, tapi dia terÂlalu banyak membuat keÂsaÂlaÂhan. Jadi, konsisten yang diÂbuÂtuhÂkan agar bisa juara musim ini,†tambah mekanik yang satu neÂgara dengan Stoner itu.
Pada sesi latihan di Sepang, StoÂner mencatat waktu tercepat seÂhingga difavoritkan mengÂulang kesuksesan pada tahun 2007. Jika hal itu terwujud, maka StoÂner akan menjadi rider perÂtaÂma Honda yang memÂperÂsemÂbahkan gelar juara sejak berÂguÂlirnya era motor 800cc.
Apalagi pabrikan Jepang terÂsebut sudah memiliki kekuatan yang sangat lengkap di musim 2011 yaitu
trisula Honda dengan komÂposisi Dani Pedrosa, Andrea Dovizioso dan Casey Stoner. PeÂluang ini diharapkan mampu mengakhiri paceklik gelar yang diderita Honda sejak 2006 lalu. Terakhir, Honda menggondol gelar juara dunia lewat Niky Hayden, sebelum direbut Stoner pada musim berikutnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: