Taufik Ingat Masa Muda

Ketemu Lee Chong Wei Di Final Malaysia Super Series 2011

Minggu, 23 Januari 2011, 01:28 WIB
Taufik Ingat Masa Muda
Taufik Hidayat
RMOL.Pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat berhasil melaju ke babak final turnamen bulutangkis Malaysia Super Series 2011 setelah menumbangkan yuniornya, Simon Santoso 21-15, 21-19. Taufik akan bertemu peringkat satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei.

Dalam pertandingan semifinal  di Stadium Putra Bukit Jalil, Malaysia, Taufik tam­pil men­dominasi jalannya per­mainan sejak set pertama. Usaha Simon melayani back-hand dan reli-reli tidak mampu mengimbangi gaya permainan Taufik yang menang 21-15.

 Jeda set pertama terjadi in­siden, saat tangan Simon San­to­so mengeluarkan darah karena ter­jatuh. Pertandingan kembali di­lanjutkan setelah sekitar lima me­nit tim dokter memeriksa luka Simon.

Di set kedua, gaya permainan Simon tak juga berkembang. Kondisi tersebut dimanfaatkan Taufik dengan leluasa. Sayang, saat Taufik memimpin jauh di set kedua, nampak terburu-buru menyelesaikan pertandingan sehingga beberapa kali membuat kesalahan sendiri. Meski begitu, Taufik menutup pertandingan dengan skor 21-19 sekaligus memastikan tiket ke babak final.

Ditemui setelah pertandingan, Simon mengakui pengalaman dan teknik Taufik memang lebih baik darinya. “Dia (Taufik, red) main­nya bagus dari awal. Hing­ga permainan saya tak bisa ber­kem­bang. Harus diakui, sampai saat ini, dia masih yang terbaik di Indonesia,” kata Simon.

Hal senada dengan Simon, pelatih tunggal putra Indonesia, Agus Dwi Santoso menyatakan, pengalaman dan teknik Taufik me­mang masih di atas anak asuh­nya. “Setelah istirahat selama 6 bulan, dia baru menga­sah teknik dan kepercayaan dirinya,” singkatnya.

Di babak final, Taufik akan di­tantang pebulutangkis tuan ru­mah yang juga nomor satu dunia Lee Chong Wei setelah menga­lah­kan unggulan ketiga China, Chen Long dengan mudah 21-9, 21-9.

Mengenai calon lawannya, suami dari Amy Gumelar itu ti­dak mempermasalahkan, ka­re­na siapapun lawannya, dia akan melakukan yang terbaik un­tuk memenangi pertandingan. “Ta­hun lalu saya kalah terus sama Chong Wei, menang sekali di ke­juaraan dunia saja,” kata Taufik.

Lalu apa yang akan dilakukan be­sok menghadapi Chong Wei? Taufik menjawab santai. “Kalau saya bisa, saya akan kembali muda. Karena waktu dulu saya masih muda, Chong Wei nggak pernah menang lawan saya,” katanya.

Seperti diketahui, ca­tatan pertemuan antara Taufik dan Chong Wei ber­julah 16 bertemu de­ngan skor 6-10. Enam kemenangan Tau­fik diraih di Ke­juaraan Dunia 2010, Prancis Super Series 2008, Macau Grand Prix 2008, Kejuaraan Du­nia 2005, Ke­juaraan Asia 2004 dan In­do­nesia Ter­bu­ka 2001. Pada perte­muan ter­akhir, Taufik kalah dari Chong Wei di Hong­kong Super Se­ries 2010 pada De­sem­ber lalu. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA