“Saya kemarin sudah mengÂhuÂbungi Presiden PFF Mariano Araneta, untuk mencegah kedua peÂmain itu ke Jakarta. Saya minta kepada Mariano agar proses ini diblok karena berbahaya buat InÂdonesia dan Filipina sendiri,†ujar Sekjen PSSI Nugraha BeÂsoes di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, bila YoungÂhusÂband memperkuat Jakarta 1928, maka baik PSSI maupun PFF (Federasi Sepakbola Filipina) baÂkal terkena sanksi dari FIFA. â€Untung saja Mariano mau meÂngerti dan akan berusaha menÂcegah proses transfers tersebut. Bahkan kata dia dua pemain tersebut sampai saat ini masih di Filipina,†katanya.
Nugraha mengaku, seÂlalu berhuÂbungan dengan PreÂsiden PFF meÂlalui telepon seluÂlerÂnya Bahkan hingga Sabtu (15/1) malam MaÂriano masih pada sikapnya menÂdukung PSSI.
â€Saya bahkan sempat menaÂwarkan kedua bersaudara itu unÂtuk tampil di LPI. Mariano sendiri bersedia memÂbantunya,†ungkap Nugraha.
Dia juga sudah meÂlaÂyangkan surat imbauan kepada SekÂjen PFF Chito Manuel. DaÂlam surat terseÂbut, Nugraha meÂminÂta PFF menÂcegah YoungÂhusband berÂsaudara merumput di Liga yang dibentuk pengusaha Arifin Panigoro.
Lebih jauh, Nugraha mengaÂtakan bahwa apa yang dilakukan LPÂI saat ini dinilai
illegal. TerÂmasuk dalam mendatangkan peÂmain-pemain luar ke Indonesia. SeÂharusnya setiap transfer antarÂnegara wajib menggunakan SerÂtifikat Transfer Internasional (ITC) yang dikeluarkan di NeÂgara masing-masing.
“Kalau di LPI saya tidak tahu, yang pasti meÂÂreka tidak meÂlaÂkukan proÂseÂdur yang benar. Apa ini namanya proÂfesional,†jeÂlasnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: