Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Surat PSSI Membuat Ragu Younghusband Bersaudara

Minggu, 16 Januari 2011, 04:53 WIB
Surat PSSI Membuat Ragu Younghusband Bersaudara
James Young­­husband
RMOL. Niat Jakarta 1928 manggaet bintang naturalisasi tim nasional Filipina, Philip dan James Young­­husband, bakal tersendat.  Pasal­nya, PSSI sudah me­laku­kan kontak dengan Presiden PFF (PSSI-nya Filipina), Mariano Araneta agar ke­dua pemain ter­sebut tidak mem­perkuat salah satu klub Liga Primer Indonesia (LPI). Bahkan, PSSI juga sudah me­layangkan surat imbauan ke PFF.

“Saya kemarin sudah meng­hu­bungi Presiden PFF Mariano Araneta, untuk mencegah kedua pe­main itu ke Jakarta. Saya minta kepada Mariano agar proses ini diblok karena berbahaya buat In­donesia dan Filipina sendiri,” ujar Sekjen PSSI Nugraha Be­soes di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, bila Young­hus­band  memperkuat Jakarta 1928, maka baik PSSI maupun PFF (Federasi Sepakbola Filipina) ba­kal terkena sanksi dari FIFA. ”Untung saja Mariano mau me­ngerti dan akan berusaha men­cegah proses transfers tersebut. Bahkan kata dia dua pemain tersebut sampai saat ini masih di Filipina,” katanya.

Nugraha mengaku, se­lalu berhu­bungan dengan Pre­siden PFF me­lalui telepon selu­ler­nya Bahkan hingga Sabtu (15/1) malam  Ma­riano masih pada sikapnya men­dukung PSSI.

”Saya bahkan sempat mena­warkan kedua bersaudara itu un­tuk tampil di LPI. Mariano sendiri bersedia mem­bantunya,” ungkap Nugraha.

Dia juga sudah me­la­yangkan surat imbauan kepada Sek­jen PFF Chito Manuel. Da­lam surat terse­but, Nugraha me­min­ta PFF men­cegah Young­husband ber­saudara merumput di Liga yang dibentuk pengusaha Arifin Panigoro.

Lebih jauh, Nugraha menga­takan bahwa apa yang dilakukan LP­I saat ini dinilai illegal. Ter­masuk dalam mendatangkan pe­main-pemain luar ke Indonesia. Se­harusnya setiap transfer antar­negara wajib menggunakan Ser­tifikat Transfer Internasional (ITC) yang dikeluarkan di Ne­gara masing-masing.

“Kalau di LPI saya tidak tahu, yang pasti me­­reka tidak me­la­kukan pro­se­dur yang benar. Apa ini namanya pro­fesional,” je­lasnya.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA