157 OKP Se-Jabar Siap Jaga Kamtibmas di Tengah Isu Nasional dan Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Senin, 20 Juli 2026, 02:46 WIB
157 OKP Se-Jabar Siap Jaga Kamtibmas di Tengah Isu Nasional dan Global
Pertemuan Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti dengan 157 OKP se-Jawa Barat di Rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (Foto: Humas DPD)
Kecil Besar
rmol news logo Di tengah dinamika global dan nasional yang kian kompleks, Anggota Komite I DPD RI, Aanya Rina Casmayanti mengambil langkah taktis menyerap aspirasi pemuda melalui pertemuan dengan 157 OKP se-Jawa Barat di Rooftop Gedung DPRD Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Kehadiran para aktivis ini menjadi simbol pentingnya sinergi pemuda bersama polri menjaga kamtibmas jawa barat di tengah rupa-rupa tantangan sosial, mulai dari isu intoleransi, konflik lahan, hingga maraknya aksi kriminalitas jalanan seperti begal.

Direktur Intelkam Polda Jabar, Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, memaparkan bahwa stabilitas wilayah saat ini menghadapi ujian berat. Pengaruh perebutan energi di Timur Tengah hingga isu domestik seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), fluktuasi BBM, hingga dinamika lokal seperti perselisihan peribadatan dan polemik kepemimpinan desa menuntut kesiapsiagaan penuh. 

Di sinilah urgensi sinergi pemuda bersama polri menjaga kamtibmas jawa barat  menemukan momentumnya. 

"Polri tidak akan pernah menghambat ruang demokrasi atau unjuk rasa, asalkan disampaikan secara santun, sesuai koridor hukum, dan tidak anarkis," kata Sukendar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 19 Juli 2926.

Menjawab tantangan tersebut, Aanya tidak sekadar datang mendengar, melainkan membawa solusi konkret yang berbasis pada Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Melalui program inovatif Command Center Layanan 24 Jam Teh Aanya, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk melaporkan gangguan keamanan. 

Langkah ini lahir dari empati mendalam, Aanya sendiri mengaku pernah menjadi korban pembegalan langsung. Pengalaman pahit kehilangan harta benda itulah yang menggerakkan kesadarannya bahwa sinergi pemuda bersama polri menjaga kamtibmas jawa barat adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

Menjaga kondusifitas wilayah seluas Jawa Barat jelas bukan perkara mudah dan tidak boleh hanya ditimpakan ke pundak aparat kepolisian semata. Dibutuhkan gerakan kolektif dari seluruh elemen pemuda, sebagaimana yang ditegaskan oleh Ketua Mapancas, Awi Jaya, selaku inisiator acara.  rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA