Acara ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.30 WIB dan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta para duta besar negara sahabat.
Acara peringatan Nuzulul Qur'an akan diisi dengan refleksi dan tausiyah untuk memperkuat iman, akhlak, serta persatuan, dengan mengamalkan nilai-nilai Al Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Ulama kharismatik, Prof. Dr. Quraish Shihab, dijadwalkan mengisi sesi tausiah, didampingi Menteri Agama dan pejabat tinggi negara lainnya.
"Melalui peringatan ini, kami berharap masyarakat dapat merefleksikan kembali nilai-nilai Al Qur'an sebagai kompas kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad di Jakarta, Senin 9 Maret 2026.
Setelah peringatan Nuzulul Qur'an, Kemenag juga akan meluncurkan program Tebar Harapan Ramadhan (THR) dengan agenda utama pendistribusian dua juta paket zakat fitrah. Program ini merupakan hasil sinergi Kemenag dengan berbagai instansi, seperti Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Kemnaker, MUI, Baznas RI, serta berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan organisasi filantropi.
Selain pembagian zakat, kegiatan THR juga akan menampilkan acara inklusif berupa buka puasa bersama lintas agama, sebagai bentuk nyata menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan.
"Pada 12 Maret mendatang, kami akan melakukan Tebar Harapan Ramadhan ini, sebagai langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat," tambah Abu Rokhmad.
Dengan rangkaian acara ini, pemerintah berharap nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, memperkuat iman sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA TERKAIT: