Jakarta Bakal Menyala Non-Stop: Dari Festival Imlek hingga Ramadan, Ini Bocoran Acaranya!

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/ananda-gabriel-5'>ANANDA GABRIEL</a>
OLEH: ANANDA GABRIEL
  • Sabtu, 07 Februari 2026, 15:19 WIB
Jakarta Bakal Menyala Non-Stop: Dari Festival Imlek hingga Ramadan, Ini Bocoran Acaranya!
Suasana perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi/RMOL

rmol news logo  Warga Jakarta, siapkan kamera dan agenda jalan-jalan Anda! Awal tahun 2026 ini, wajah Ibu Kota dipastikan tidak akan "tidur".

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan rangkaian pesta rakyat maraton yang akan mengubah suasana kota menjadi jauh lebih berwarna, mulai dari perayaan Tahun Baru Imlek hingga menyambut Idul Fitri.


Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan ambisinya untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga meriah dan colorful di mata dunia.


"Pasti colorful, karena nanti ada shio kuda di Bundaran HI yang gede banget lah, dan lighting-nya mudah-mudahan akan membuat orang ramai datang dan foto-foto," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).


98 Gedung Pencakar Langit Ikut Bersolek


Keseriusan Pemprov DKI menyulap wajah kota tak main-main. Salah satu gebrakan baru adalah kompetisi dekorasi lampion yang melibatkan gedung-gedung tinggi.


Pramono menyebut, setidaknya sudah ada 98 gedung di kawasan SCBD hingga Sudirman-Thamrin yang berpartisipasi memasang lampion dan ornamen meriah.


Langkah ini diambil untuk menciptakan atmosfer perayaan yang masif dan bisa dinikmati siapa saja yang melintasi jalan protokol Jakarta.


Catat Tanggalnya! Ini "Spot" Terbaik Perayaan Imlek 2026


Berdasarkan rilis agenda Pemprov DKI Jakarta, perayaan akan tersebar di berbagai titik ikonik mulai pertengahan Februari. Berikut highlight acara yang wajib masuk wishlist akhir pekan Anda:


Bundaran HI (13-17 Februari): Pusatnya spot instagramable. Akan ada 3D Lantern 12 Shio, Pagoda LED, hingga pertunjukan Laser Show "Simfoni Imlek Jakarta".


Monas & Kota Tua (16-17 Februari): Bagi pemburu visual, Monas akan menyajikan Video Mapping dan instalasi seni. Sementara Kota Tua akan dimeriahkan oleh Liong Dance dan festival cahaya.


Lapangan Banteng (22-28 Februari): Ini adalah lokasi puncak acara bertajuk "Harmoni Imlek Nusantara". Anda bisa menikmati Festival Pasar Kuliner, museum terbuka akulturasi budaya, hingga festival lentera.


Kawasan Pecinan & Glodok (3 Maret): Rangkaian Imlek akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh yang kental dengan tradisi di Pancoran China Town Point.


Transformasi Kilat: Dari Lampion ke Nuansa Ramadan

Yang menarik dari kalender 2026 adalah irisan waktu yang sangat dekat antara Imlek dan Ramadan. Pemprov DKI telah menyusun strategi "ganti wajah" kota yang sangat cepat.


Pramono menjelaskan bahwa suasana kota akan langsung berubah drastis hanya dalam hitungan hari. "Kami sudah menyiapkan, nanti begitu tanggal 17, masuk ke tanggal 18 (Februari), 18 adalah Ramadan, Jakarta total akan berubah wajah menyambut Ramadan," tegasnya.


Selama bulan puasa hingga Idul Fitri nanti, kemeriahan tidak akan surut. Meski detail acara Ramadan masih digodok, Pramono menjanjikan kegiatan yang tak kalah semarak untuk menemani warga beribadah.


Tak hanya soal hura-hura, Pemprov DKI juga memastikan kesiapan logistik. Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) telah memastikan stok pangan di Jakarta aman terkendali menjelang dua hari besar keagamaan ini.


Jadi, sudah siap menjelajahi wajah baru Jakarta yang lebih glowing?




EDITOR: REDAKTUR 01

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA