Mahdi membenarkan bahwa rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di area SMPN 1 Sindangkerta memang sedang dibahas.
Sehubungan masalah tersebut, kata Mahdi, DPRD KBB akan segera menggelar rapat gabungan lintas komisi untuk membedah persoalan tersebut secara komprehensif, melibatkan Komisi I, II, dan IV.
"Pastinya SMP 1 itu tidak akan dibongkar dong," ujar Mahdi saat dihubungi
RMOLJabar, Sabtu 3 Januari 2025.
Menurut Mahdi, pembangunan koperasi tidak serta-merta harus mengorbankan bangunan sekolah.
Opsi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan lahan kosong di halaman SMPN 1 Sindangkerta, tanpa mengganggu fasilitas pendidikan yang ada.
"Ini karena ada target 2025 yang harus diselesaikan, salah satunya koperasi ini. Kami juga tidak enak mendengar polemik ini, jadi memang harus segera dimusyawarahkan," kata Mahdi.
DPRD KBB memastikan keputusan akhir akan diambil dengan mempertimbangkan kepentingan pendidikan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan program pembangunan ekonomi berjalan tanpa menimbulkan kegaduhan publik.
BERITA TERKAIT: