Menurut Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, banjir menyebabkan kereta yang menuju Daop 1 Jakarta tertahan atau melintas dengan pembatasan kecepatan tertentu untuk keselamatan dan keamanan perjalanan.
Untuk mengantisipasi kelambatan yang lebih tinggi sejumlah perubahan pola operasi juga dilakukan untuk beberapa KA diantaranya KA Matarmaja, KA Brantas tambahan, KA Brantas, KA Majapahit dan KA Brawijaya dengan berjalan memutar melalui lintas selatan melewati Cirebon, Purwokerto, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Surabaya Gubeng.
"Sehingga tidak melalui lintas utara atau wilayah Semarang," jelas Eva lewat keterangan tertulisnya, Minggu (1/1).
PT KAI pun terus melakukan upaya untuk perbaikan jalur akibat genangan air tersebut dan mengalihkan aliran air agar tidak menggenangi jalur KA agar jalur Kereta Api yang terdampak banjir kembali normal dan perjalanan KA dapat beroperasi dengan lancar.
Pengguna jasa yang tidak dapat menunggu dan memutuskan untuk membatalkan perjalanan atau berganti moda transportasi maka biaya tiket akan dikembalikan 100 persen di loket Stasiun.
"Sementara bagi pengguna yang masih menunggu untuk KA yang mengalami keterlambatan diberikan
service recovery berupa minuman dan makanan sesuai ketentuan," tutup Eva.
BERITA TERKAIT: