Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan, pihaknya tetap mengharapkan keterlibatan TNI dan Polri untuk proses pencarian, meskipun bagian kotak hitam pesawat Sriwijaya Air, yaitu
Flight Data Recorder (FDR), telah ditemukan hari ini.
"Saya selaku koordinator SAR gabungan mengucapkan terima kasih sekali kepada seluruh pihak yang ada, khususnya kepada Panglima TNI, KSAL, KSAU, Polri. Tentu ke depan kami masih akan melanjutkan upaya pencarian ini," ujar Bagus dalam jumpa pers di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/1).
Proses pencarian besok dilakukan di lokasi yang sama, yaitu titik jatuhnya pesawat di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Nanti, yang akan dicari oleh Tim Operasi SAR gabungan adalah bagian pesawat seperti
Cockpit Voice Recorder (CVR) dan jenazah penumpang sebanyak 62 orang yang terdiri dari 6 awak aktif, 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.
"Upaya pencarian baik untuk evakuasi korban dan evakuasi material pesawat yang masih ada di dalam lokasi tersebut. Demikian juga pencarian terhadap CVR," ungkap Bagus.
"Operasi SAR ini kami tetap mohon dukungan dari TNI-Polri, dan mudah-mudahan operasi SAR ini berlangsung lancar dan baik," pungkasnya.