Minta Pendidikan Antikorupsi Diperluas, Jokowi: Demi Melahirkan Generasi Masa Depan Yang Tidak Korup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Rabu, 16 Desember 2020, 12:27 WIB
Minta Pendidikan Antikorupsi Diperluas, Jokowi: Demi Melahirkan Generasi Masa Depan Yang Tidak Korup
Presiden Joko Widodo/Repro
rmol news logo Salah satu kunci mencegah tindak pidana korupsi adalah dengan memperluas pendidikan antikorupsi di masyarakat.

Begitulah yang diungkapkan Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) Tahun 2020 yang digelar virtual dan disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12).

"Mengembangkan budaya antikorupsi dan menumbuhkan rasa malu menikmati hasil korupsi merupakan hulu yang penting dalam pencegahan tindak pidana korupsi," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, selain membuat sistem pencegahan dan penegakan hukum yang baik untuk tindak pidana korupsi, kebiasaan rasuah bisa dilawan dengan edukasi yang menyeluruh kepada masayarakat Indonesia.

Dengan menggalakkan edukasi antikorupsi, Jokowi berharap akan lahir generasi-generasi yang jauh dari perilaku korup.

"Pendidikan antikorupsi harus diperluas untuk melahirkan generasi masa depan yang antikorupsi," demikian Joko Widodo. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA