Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ivan Murcahyo menjelaskan, taman kota yang dibuka dipilih berdasarkan sejumlah ketentuan. Di antaranya tidak berada di zona merah, memenuhi prosedur tetap, dan mudah dijangkau.
"Memang belum semua taman, kami lakukan bertahap. Jika mematuhi prosedur serta protokol kesehatan dan keadaan membaik, akan lebih banyak taman yang dibuka," ucap Ivan, Rabu (14/10).
Adapun taman-taman yang telah dibuka kembali adalah Taman Lapangan Banteng, Taman Delonix, Taman Apung, Taman PPA, Taman Piknik, Taman Cattleya, Taman Green Garden, Taman Jalur Hijau Kosambi.
Kemudian Taman Mataram, Taman Kebagusan I, Taman Tabebuya, Taman Swadarma, Taman Gandaria Tengah, Taman Sungai Kendal, Taman Sarang Bango, dan Taman Bintaro.
Ivan menambahkan, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI sudah menyiapkan prosedur dan protokol mengunjungi taman pada masa PSBB transisi.
Yaitu pengunjung wajib mengisi daftar hadir di taman, melakukan cek suhu tubuh, menerapkan 3M dan dianjurkan membawa hand sanitizer, serta mengikuti arah tempuh yang sudah ditentukan dan selalu bergerak.
Sementara untuk anak usia 9 sampai 10 tahun, lansia atau di atas usia 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan untuk sementara dilarang masuk.
Selain itu pengunjung juga tidak diperkenankan membawa kendaraan bermotor karena area parkir ditutup. Apabila sakit atau suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat celsius dapat segera kembali ke rumah dan memeriksakan diri ke layanan kesehatan.
"Kami imbau warga menggunakan fasilitas taman yang berlokasi dekat dengan rumah," tandas Ivan.