Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa protokol kesehatan tidak hanya diterapkan secara umum, melainkan berlaku di seluruh venue yang menjadi lokasi perlombaan.
Tes swab juga akan dilakukan terhadap semua pihak yang terlibat dalam perhelatan akbar tersebut.
“Bukan hanya protokol kesehatan secara umum, tetapi setiap venue lomba akan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, kami memastikan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan MTQ ini akan dites swab terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada yang terinfeksi,†kata Kamaruddin Amin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10).
Dalam pelaksanaan MTQ, panitia meniadakan Festival Pawai Ta’aruf Kafilah dan Pameran (bazar) yang biasanya menjadi penyemarak hajat dua tahunan tersebut untuk menghindari kerumuman.
“Karena pawai ta’aruf dan pameran berpotensi melahirkan kerumunan, maka dua agenda ini ditiadakan. Memang dari segi partisipasi masyarakat akan terasa sangat berbeda, terutama berkurangnya nuansa festival dan semaraknya MTQ," kata Kamaruddin Amin.
"Meski begitu, kami tidak ingin mengurangi substansi dan makna MTQ dengan kemudian melaksanakan musabaqah secara virtual. Semua (cabang lomba) tetap dilaksanakan secara fisik,†katanya.
Penggunaan ruangan untuk musabaqah juga akan disesuaikan dengan kapasitas dan akan diatur agar jumlah orang memperhatikan kapasitas ruangan, misalnya maksimal 20 persen dari kapasitas.
Dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, Kamartuddin Amin berharap perhelatan MTQ Nasional tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.
“Ini komitmen kita bersama, agar MTQ ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak menjadi cluster baru (penyebaran covid-19),†ujar mantan Dirjen Pendidikan Islam itu.
Musabaqah Tilawatil Qurán Tingkat Nasional ke-28 akan digelar di Provinsi Sumatera Barat, 12-21 November 2020. Jumlah peserta yang mendaftar pada MTQ bertema 'MTQ Mewujudkan SDM yang Unggul, Profesional, dan Qur’ani menuju Indonesia Maju' ini mencapai 1.969 orang dari seluruh Indonesia yang akan diverifikasi ulang pada pertengahan Oktober 2020.
BERITA TERKAIT: