Kepala Sekolah SMK PGRI Blora, Diyah Lestari Suryani mengatakan, pembuatan masker ini merupakan bagian dari tugas sekolah bagi para siswa selama libur pandemik virus corona.
Pihak sekolah sengaja memberi tugas pembuatan masker sebagai bentuk kepedulian sekolah atas mewabahnya Covid-19.
"Karena anjuran pemerintah belajar di rumah, ini siswa kami beri tugas membuat masker, nanti juga untuk kami nilai, sebelum kita bagikan gratis kepada warga," kata Diyah, dilansir dari
Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (10/4).
Diyah mengatakan, dalam pembuatan masker, para siswa tidak harus datang ke sekolah. Pembuatan bisa dilakukan di rumah sesuai batas waktu yang telah diberikan sekolah.
"Bagi yang ingin membuat di sekolahan silahkan, tapi tidak boleh lebih dari 10 orang. Kain kami siapkan. Kalau dibuat di rumah kami juga gak masalah, sekolah gak melarang," jelasnya.
Untuk pembagian masker sendiri, menurut Diyah akan dilakukan bersamaan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
"Kebetulan ini kan waktunya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), nanti kita bagikan ke warga sekaligus untuk sosialisasi sekolah kami," paparnya.
Salah satu siswa yang membuat masker disekolah, Siti Nur Rohmah, mengaku senang bisa menggunakan tenaganya untuk kemanusiaan.
"Senang, ini selain dinilai hasilnya, juga untuk kemanusiaan membantu masyarakat, mencegah penularan virus corona," katanya.
BERITA TERKAIT: