Jawab Kekecewaan Peserta Rapid Test Di Stadion Patriot, Walikota Bekasi: Kemarin Hanya Latihan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Kamis, 26 Maret 2020, 16:09 WIB
Jawab Kekecewaan Peserta Rapid Test Di Stadion Patriot, Walikota Bekasi: Kemarin Hanya Latihan
365 tenaga medis peserta rapid test di Stadion Patriot Bekasi/RMOL
rmol news logo Walikota Bekasi Rahmat Effendi atau akrab disapa Pepen menjawab kekecewaan seorang dokter yang juga peserta rapid test Covid-19 secara massal di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Pepen, pengumpulan massa di Stadion Patriot pada Rabu (25/3) kemarin merupakan hanya latihan bagi tenaga medis sebelum terjun ke lapangan melakukan rapid test terhadap orang dalam pemantauan (ODP).

"Saya jelaskan kemarin ada dokter (berinisial) W yang teriak-teriak, loh kemarin itu kan kita lagi latihan," ucap Pepen kepada wartawan di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Kamis (26/3).

Karena kata Pepen, jika tidak dilakukan simulasi atau pelatihan maka pelaksanaan rapid test terhadap ODP tidak akan berlangsung.

"Kan drive thru itu belum diputuskan, itu gagasan kita, sekarang kalau nggak kita putuskan simulasi antara tim analis yang ngambil darah dengan kesehatan kan enggak mungkin bisa dilakukan," katanya.

Saat disindir arahan dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan social distancing atau pyshical distancing, Pepen beralasan pelaksanaan pada kemarin dilakukan dengan tetap menjaga jarak.

"Tapi itu kan jaraknya semeter-semeter saya bikin, kalau pagi mereka masih bergerombol mungkin karena instruksinya belum terlalu tepat. Setelah itu kan nyaman, enak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang dokter berinisial W yang berdinas di salah satu RS swasta di Kota Bekasi mengaku kecewa dengan niat baik yang dilakukan Pemkot Bekasi. Namun, cara yang dilakukan salah lantaran malah mengumpulkan massa.

Apalagi sebanyak 365 tenaga medis yang akan terjun ke lapangan dikumpulkan disatu tempat yang berpotensi besar akan menyebarkan virus corona lebih cepat jika salah satu petugas medis ternyata positif Covid-19. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA