Untuk itulah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Wakil Walikota Benyamin Davnie mengimbau kepada seluruh warga Tangsel untuk menggunakan media sosial (medsos) secara bijak.
Karenanya untuk menanggulangi Covid-19, Pemkot Tangsel membutuhkan peran masyarakat.
"Saya minta bantuan untuk memerangi Covid-19 ini, bukan melulu pekerjaan pemerintah tapi semua masyarakat. Berita hoaks itu, kalau enggak tahu sumbernya dan hati merasa ragu, ya hoaks itu, gunakan naluri. Kalau ragu jangan di-share. Saya harap medsos digunakan secara bijak oleh masyarakat dalam rangka upaya menanggulangi Covid-19," jelas Benyamin saat ditemui
Kantor Berita RMOLBanten di Alam Sutera, Serpong Utara, Senin (23/3).
Salah satu pesan berantai yang ternyata hoaks yakni penutupan Pasar Ciputat selama tiga hari. Video tersebut beredar di Instagram melalui sejumlah akun dan memperlihatkan kepanikan warga.
Lanjut Benyamin, memang pasar akan menjadi target selanjutnya untuk dilakukan penyemprotan. Tetapi, itu masih dalam pembahasan oleh tim satuan gugus tugas penanganan Covid-19 Tangsel.
"Pasar memang akan menjadi target, tapi kita sedang mengatur teknisnya kaya gimana. Karena di situ belanja setiap hari orang, apakah nanti jam 11 malam sampai pagi kita semprot," imbuhnya.
"Jadi percaya sumber resmi pemerintah, gugus tugas sudah dibentuk. Jangan percaya akan pesan berantai yang tidak jelas sumbernya," tegas Benyamin.
BERITA TERKAIT: