"Sudah di sampaikan ada Kadis Tenaga Kerja yang ikut rapat juga, saya meminta data dengan yang lainnya untuk mengumpulkan data dengan Dinas Tenaga Kerja apakah ada yang pernah berangkat atau tidak ke luar negeri. Tunggu data," ujar Airin usai Rapat Koordinasi (Rakor) di Balai Kota Tangsel, Serua, Rabu (4/3).
Kasie Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Disnaker Tangsel, Dadang Usman mengatakan ada ratusan TKA yang bekerja di Tangsel.
"Ada 298 TKA dari 46 perusahaan di Tangsel," terang Dadang ketika dikonfirmasi.
Namun, saat diminta data perusahaan yang mempekerjakan TKA, pihaknya tidak bisa menyebutkan dikarenakan harus bersurat terlebih dahulu.
"Kalau lebih detail rincian arahan dari pimpinan harus bersurat. Yang pasti lokasi kerja di Kota Tangerang Selatan," ucapnya.
Dari data yang diterima
Kantor Berita RMOLBanten, dari 298 TKA di Tangsel berasal dari 29 negara. TKA asal Inggris mendominasi sebanyak 92 orang. Kemudian, Filipina 55 orang, Australia 23 orang.
Sementara TKA asal Amerika Serikat, India dan Jerman ada 15 orang. Korea Selatan 14 orang, China 11 orang, Singapura 8 orang.
TKA asal Jepang, Kanada dan Malaysia ada 7 orang. Irlandia ada 6 orang, Taiwan 3 orang. Sedangkan Afrika Selatan, Belgia, Kenya, New Zealand dan Tajikistan masing-masing ada 2 orang.
Serta, TKA asal Azerbajian, Belanda, Bolivia, Bulgaria, Hongkong, Italia, Kazakhstan, Portugal, Spanyol dan Ukrania hanya 1 orang. 
BERITA TERKAIT: