Tekan Korban Jiwa, BNPB Minta Warga Yang Bertahan Di Lokasi Banjir Mau Dievakuasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/angga-ulung-tranggana-1'>ANGGA ULUNG TRANGGANA</a>
LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Jumat, 03 Januari 2020, 01:14 WIB
Tekan Korban Jiwa, BNPB Minta Warga Yang Bertahan Di Lokasi Banjir Mau Dievakuasi
TNI saat evakuasi korban banjir di Bekasi/RMOL
rmol news logo Badan Meterologi Klimatologi dna Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa hujan deras masih akan berlangsung sampai tanggal 10 Januari 2020.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengimbau warga yang rumahnya masih terendam dan memilih bertahan untuk mau dievakuasi oleh petugas gabungan.

"Agar tidak timbul korban lebih banyak lagi maka Kepala BNPB mengimbau agar warga yang rumahnya masih terendam cukup dalam dan masih bertahan di rumah, agar segera evakuasi ke tempat aman. Utamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu dibanding harta,” demikian imbauan Agus.

BNPB merilis data terbaru sampai dengan Kamis (2/1) pukul 21.00 WIB jumlah korban meninggal akibat banjir adalah 30 orang.

Data dikumpulkan oleh BNPB dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPBD, TNI, POLRI, dan sumber lainnya.

Rincian korban meninggal terbanyak berada di Kabupaten Bogor 11 orang, kemudian Jakarta Timur 7 orang, Kota Bekasi dan Kota Depok masing-masing 3 orang, dan masing-masing 1 orang untuk Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kota Tangerang.

"Penyebabnya 17 orang meninggal karena terseret arus banjir, 5 orang tertimbun longsor, 5 orang tersengat listrik dan 3 orang hipotermia," demikian keterangan tertulis , Kamis malam (2/1).rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA