Jajaran Pemprov DKI tidak boleh hanya berharap hujan berhenti dan air segera surut. Harus ada tindakan konkret untuk menangani dan mengantisipasi banjir.
"Ini kan memang lagi musim hujan. Seperti biasanya, waktu-waktu seperti ini banjir sering mengancam. Mestinya, sebelum musim hujan, sudah ada peringatan kepada warga dan juga sudah ada tindakan antisipasi yang dilakukan," kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, Rabu (1/1).
"Gubernur tidak cukup hanya menjanjikan memberikan bantuan logistik dan tempat evakuasi. Warga lebih bahagia jika perumahan mereka tidak terkena banjir. Kalau bantuan seperti itu, siapa pun gubernurnya pasti akan diberikan. Itu sudah bagian dari standar penanganan bencana di pusat dan daerah," tambah Saleh.
Selain pengentasan kemiskinan perkotaan, warga DKI juga sudah lama mengidamkan agar persoalan banjir dan macet dapat diatasi. Kemenangan Anies pada pilkada lalu sebetulnya menyisakan beban agar banjir dan macet teratasi. Kalau tidak, Anies tidak ada bedanya dengan yang lain.
"Kalau mau meninggalkan warisan yang baik, persoalan banjir dan macet inilah yang penting diselesaikan. Kalau itu berhasil, saya yakin orang akan lama mengenangan Pak Anies. Tidak perlu terlalu banyak retorika. Cukup cari solusi yang bisa mengatasinya," sebut Saleh.
Anies juga diminta untuk mengantisipasi hujan yang kemungkinan akan turun lebih besar. Itu artinya, segala tindakan antisipatif harus dipersiapkan. Seluruh aparatur daerah terkait harus disiagakan. Koordinasi dengan semua pihak harus segera dilakukan.
"Sekarang saatnya Pak Anies membuktikan kemampuannya. Kepemimpinannya sedang diuji saat ini. Kita sebagai warga menunggu dan siap membantu sesuai dengan kemampuan," pungkas Saleh yang juga pernah menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.
BERITA TERKAIT: