Datang dengan mengenakan pakaian KNPI dan bendera merah putih, rombongan aksi yang dipimpin oleh Sultoni ini menuntut klarifikasi terkait beberapa hal kepada pemegang merk dagang Toyota Astra tersebut.
"Kami datang dengan membawa misi kemanusiaan. Toyota Astra berpotensi sangat mencemari lingkungan sekitar dengan limbah B3-nya," ujar Toni dalam keterangan rilisnya, Kamis (12/12).
Menurut KNPI, implementasi CSR perusahaan tersebut tidak berorientasi terhadap keberlangsungan lingkungan sekitar serta pembuangan limbah (B3) berpotensi mencemari lingkungan.
Aksi ini bertajuk 'Pemuda Menggugat Toyota Astra'. Mereka juga menuntut klarifikasi terhadap tuntutan pemuda Indonesia kepada PT. TMMIN, yaitu kebijakan rekrutmen tenaga kerja lokal dan asing yang tidak transparan.
BERITA TERKAIT: