Acara tersebut diikuti lebih kurang 300 warga Papua yang berdomisili di Jabodetabek. Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua Bamus Papua & Papua Barat Frans Anasay mengatakan, acara ini dibuat untuk menyambut hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober esok.
"Kami meminta izin kepada Pak Gubernur untuk melaksanakan acara di sini, di mana ada monumen Pembebasan Papua Barat, budaya bakar batu adalah simbol persatuan," katanya pada Minggu (27/10).
Acara ini juga dihadiri oleh Kapolda Metro Jakarta Irjen Gatot Eddy, Pangdam Jaya Mayjend Eko Margiyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam sambutannya Anies mengaku acara yang dilaksanakan pagi tadi sangat berkesan. "Kita sama-sama menyaksikan upacara yaitu Bakar Batu dimana terdapat pesan yaitu adanya persatuan, kebersamaan dalam proses membuat hal ini," tandasnya.
Selain itu Anies juga mengatakan acara ini bukan sesuatu yang instan akan tetapi membutuhkan proses dalam pembuatannya.
"Jutaan orang datang ke Kota ini untuk dapat merubah hidupnya, perasaan aman di Jakarta akan membuat aman di seluruh Indonesia, dan acara ini bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: