Mereka membawa pocoh putih dengan bercak merah dan spanduk bertuliskan “Stop Islamophobia: Aksi Damai Kemanusiaan Bersama Peduli 50 Korban Syahid di New Zealand". Pocong dan spanduk itu diarak dari mulai Bundaran Hotel Indonesia menuju Patung Kuda.
Koordinator Aksi API, Ricky Abdurahma Hafidz menjelaskan bahwa aksi ini digelar untuk mengecam teror penembakan terhadap umat Islam di kota Christchurch, Selandia Baru.
"Kami mengecam tindakan keji tersebut karena telah mencederai nilai-nilai kerukunan dan kedamaian antar pemeluk agama di seluruh dunia, khususnya saudara muslim kami di Selandia Baru," ujarnya.
Selain mengecam, mereka juga mengapresiasi pemerintah Selandia Baru karena dianggap cepat dalam memproses pelaku penembakan, Brenton Tarrant.
“Kami berikan juga apresiasi kepada masyarakat Selandia Baru atas sikap simpati dan keramahan dalam menyikapi pasca tragedi penembakan Jumat pekan lalu,†tuturnya.
Sebanyak 50 orang tewas setelah seorang bernama Brenton Tarrant (28), warga negara Australia, menembaki jamaah yang sedang menunaikan Salat Jumat di Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch pekan lalu.