"Benar adanya bahwa saya ikut pendaftaran direksi BJB. Tapi bukan berarti saya meninggalkan Bank Lampung," jelas Eria saat konferensi pers di Aula Bank Lampung, seperti dilansir
RMOL Jabar, Kamis (7/2).
Eria mengaku sangat tertarik dengan tantangan yang disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang ingin meningkatkan kredit untuk UMKM dan penguatan ekonomi Jabar.
Eria menilai, visi Gubernur Jabar itu sejalan dengan pengalaman kerjanya selama 30 tahun lebih di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Atas alasan tersebut, Eria merasa terpanggil untuk ikut seleksi direksi BJB.
“
Alhamdulillah, orang Lampung juga punya nyali. Saya 30 tahun lebih di BRI. Tapi, saya tidak kepedean dengan semua itu. Saya tetap mengikuti prosesnya," kata Eria.
Pria kelahiran Tanjungkarang 18 Desember 1963 ini mengaku sudah berpamitan dengan seluruh karyawan dan pemegang saham Bank Lampung. Ia menyatakan, keikutsertaannya dalam seleksi direksi BJB, tidak akan mengganggu kinerja Bank Lampung.
"Yang jelas, saya sudah menciptakan sistem yang baik di Bank Lampung dengan manajemen partisipatif. Semua karyawan mendukung hingga membuat Bank Lampung menjadi lebih baik," tandasnya.
[yls]