Uji Kepatutan Cawagub DKI Tertutup, PKS Khawatir Bersaing

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 28 Januari 2019, 08:59 WIB
Uji Kepatutan Cawagub DKI Tertutup, PKS Khawatir Bersaing
Zakaria Maulana Alif/Repro
rmol news logo Selama delapan jam tahapan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta berlangsung terutup di Hotel Aston, Jakarta.

Ketiganya adalah Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Sekali lagi tadi di awal kan saya udah jelasin, kenapa tidak dibuka saja prosesnya, karena ini sudah panjang dan memakan waktu yang cukup lama," ujar Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta, Zakaria Maulana Alif kepada wartawan, Minggu malam (27/1).

Zakaria menambahkan, hasil uji kepatutan dan kelayakan tiga calon pengganti Sandiaga Uno akan diumumkan nantinya lewat satu pintu. Hal ini guna menghindari terjadinya polemik yang dapat memperlambat tahapan ini.

"Jadi pengennya semua kesimpulannya itu di satu pintu dan disampaikan dengan benar. Sehingga enggak timbul macam-macam polemik lagi, sehingga akhirnya akan lama lagi, lama lagi, dan kemudian warga Jakarta semakin lama menunggu siapa sih wagubnya," terang Zakaria.

Selain itu juga maksud dan tujuan uji kelayakan digelar tertutup untuk menghindari persaingan antara kandidat.

"Kita enggak mau nanti satu sama lain, mohon maaf sekali lagi, bersaing begitu. Mohon maaf sekali lagi ya, tapi ini menjaga untuk semualah," imbuhnya.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan ini, empat orang panelis yang ditunjuk. Mereka adalah Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif, Siti Zuhro dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA