Dekranas Dorong Perajin Kaltara Lebih Berinovasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 25 Januari 2019, 16:35 WIB
Dekranas Dorong Perajin Kaltara Lebih Berinovasi
Mufidah/SK-KIP, Setwapres
rmol news logo Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terkenal dengan produk kerajinan anyaman dan tenunnya.

Untuk meningkatkan industri kriya ini diperlukan pelatihan untuk peningkatan kualitas produk, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para perajin.

"Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan pelatihan-pelatihan khususnya di bidang desain karena tren desain produk kerajinan sangat cepat berubah. Peningkatan kreativitas dan inovasi desain perlu dilakukan, namun tetap mempertahankan identitas tradisional agar nuansa warisan budaya tetap harmoni dengan kekinian," tegas Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Mufidah Jusuf Kalla dalam acara Sinergi Kegiatan Program Kementerian Koperasi dan UKM di Tarakan Hotel & Convention, Karang Balik, Tarakan Bar, Kota Tarakan, Kaltara, Kamis (24/1).

Menurut Mufidah, industri kerajinan makin berkembang pesat di seluruh nusantara, namun masih menghadapi berbagai kendala di antaranya permodalan, pemasaran, teknik produksi, serta persaingan di pasar global yang semakin ketat.

Untuk itulah diperlukan upaya-upaya nyata untuk mendorong para perajin lebih giat lagi agar dapat bersaing.

"Upaya nyata yang kini dilakukan adalah meningkatkan kemampuan SDM untuk pengembangan produk produk kerajinan sehingga bisa laku di pasar. Itu sebabnya Dekranas menyambut baik penyelenggaraan kegiatan sinergi ini, untuk meningkatkan wawasan UMKM perajin," kata Mufidah yang datang ke Kaltara bersama rombongan pengurus Dekranas sebagaimana rilis Wapres RI yang diterima redaksi, Jumat (25/1).

Ketua Dekranasda Provinsi Kaltara, Rita Ratina Irianto menyambut gembira kedatangan  Mufidah dan rombongan. Menurutnya, seni kerajinan daerah di Kaltara telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Dalam menggali dan mengembangkan kriya, Dekranasda Kaltara juga telah melakukan inovasi berbasis kearifan lokal agar menghasilkan produk yang dikenal dan diminati baik nasional dan internasional.

Dalam acara ini, diserahkan pula dana bergulir Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM) kepada pelaku kriya berupa Serikat Hak Cipta, dan Kredit Usaha Rakyat dari  BRI, Mandiri dan BNI kepada para perajin. Di samping itu juga bantuan modal awal untuk wirausaha pemula bidang usaha kuliner.

Dalam kunjungan kerjanya, Mufidah bersama para pengurus Dekranas juga memanfaatkan momen yang baik ini untuk berdialog dengan para perajin dan pelaku UKM di Balai Adat Tidung dan Budaya, Kota Tarakan.

Dialog ini berlangsung seru dan diikuti dengan sangat antusias. Peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bertanya dan juga memberikan saran. Usai dialog, Ibu Mufidah juga mengunjungi mini pameran kerajinan yang menggelar produk kriya unggulan Kaltara.[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA