Mereka berhasil menghimpun uang dan sembako. Bahan sembako yang disalurkan seperti beras, minyak sayur, ikan asin dan mi instan.
"Kami berhasil mengumpulkan kurang lebih 1 ton beras dan bahan sembako. Kami kumpulkan secara sukarela. Ini bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang sedang terkena bencana tsunami," ujar Ketua RT 13 RW 16, Sutiyono ketika menyerahkan bantuan di Sumur Batu, Pandeglang, Minggu (20/1).
Dengan bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban korban tsunami yang terjadi pada 22 Desember 2018.
"Mereka masih membutuhkan uluran tangan kita. Rumah mereka rusak. Perahu-perahu nelayan juga rusak. Kalau kita terjun langsung melihat ke lokasi bencana pasti kita akan merasa iba dan prihatin," kata Sutiyono.
"Penggalangan bantuan ini terus akan kami lakukan. Bagi saudara-saudara yang igin membantu bisa menghubungi kami. Selain sembako bahan-bahan bangunan juga sangat dibutuhkan. Rumah mereka banyak yang hilang dan hancur," tambahnya.
Di RT 13 RW 16 Kapuk, Cengkareng, setiap hari Minggu ibu-ibu, bapak-bapak dan Karang Taruna keliling ke warga untuk mengumpulkan bantuan.
"Alhamdulillah warga sangat antusias memberikan bantuan sesuai kemampuan mereka," demikian Sutiyono.
[rus]