Pihak kepolisian merilis data per jam 07.00 WIB korban meninggal dunia akibat bencana alam tersebut meningkat, tercatat di angka 240 orang.
Hal tersebut disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Senin (24/12).
Dedi melanjutkan, adapun korban luka mencapai 736. Dan 408 masih belum ditemukan.
"Kerugian materiil yakni 817 rumah, 11 hotel, 85 warung, 245 kendaraan bermotor dan 557 perahu rusak dihantam gelombang," ucap Dedi.
Tsunami di selat Sunda terjadi pada Sabtu (23/12) malam itu menghantam wilayah Pandeglang, Banten dan Lampung
Belakangan, tsunami yang terjadi di sekitar wilayah pesisir di Selat Sunda disebabkan Gunung Anak Krakatau yang aktif sejak Juni.
[jto]