TSUNAMI SELAT SUNDA

Polisi: 240 Orang Meninggal, 817 Rumah Rusak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Senin, 24 Desember 2018, 09:27 WIB
Polisi: 240 Orang Meninggal, 817 Rumah Rusak
Foto: Dok
rmol news logo . Korban tsunami Selat Sunda terus bertambah di tengah proses evakuasi masih terus dilakukan.

Pihak kepolisian merilis data per jam 07.00 WIB korban meninggal dunia akibat bencana alam tersebut meningkat, tercatat di angka 240 orang.

Hal tersebut disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Senin (24/12).

Dedi melanjutkan, adapun korban luka mencapai 736. Dan 408 masih belum ditemukan.

"Kerugian materiil yakni 817 rumah, 11 hotel, 85 warung, 245 kendaraan bermotor dan 557 perahu rusak dihantam gelombang," ucap Dedi.

Tsunami di selat Sunda terjadi pada Sabtu (23/12) malam itu menghantam wilayah Pandeglang, Banten dan Lampung

Belakangan, tsunami yang terjadi di sekitar wilayah pesisir di Selat Sunda disebabkan Gunung Anak Krakatau yang aktif sejak Juni. [jto]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA