Meski bangunannya rusak parah, KKP Denpasar tetap buka dan melayani masyarakat. Ketua DPR Bambang Soesatyo salut dengan komitmen KKP ini.
Kemarin, Bambang mengunjungi KKP ini. Di lokasi, dia didampingi Kepala KKP Madya Denpasar I Made Artawan. Legislator yang akrab disapa Bamsoet ini melihat kerusakan gedung yang parah. Atap kantor di lantai 3 runtuh. Meski begitu, aktivitas KKP dalam melayani masyarakat tetap berjalan normal.
"Kegiatan pelayanan pajak tetap seperti biasa. Tidak ada layanan yang tutup akibat gempa," paparnya.
Dari informasi yang diterimanya, tidak ada dokumen yang hilang dan rusak akibat gempa itu. Semua aman. Kerusakan hanya terjadi pada bangunan fisik.
Saat ini, pihak KKP Denpasar juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menilai tingkat kerusakan dan kelayakan gedung pasca gempa.
Politisi Partai Golkar ini juga bersyukur, tidak ada korban di KKP Denpasar. Saat gempa terjadi, KKP sedang tutup, karena hari Minggu. Bamsoet tidak bisa membayangkan jika gempa terjadi pada hari kerja. Tentu akan banyak korban.
"Sebab, setiap harinya, KKP ini selalu padat dengan para wajib pajak yang datang," imbuhnya.
Untuk para korban di NTB dan Bali, Bamsoet menyampaikan duka dan bela sungkawa. Dia pun mengajak semua masyarakat untuk bahu-membahu membantu para korban.
"Saya berharap, seluruh elemen masyarakat bisa bahu membahu membantu para korban gempa NTB. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sudah lebih dari 100 orang yang meninggal dunia, dua orang korban jiwa berada di Denpasar. Mari kita bantu ringankan penderitaan saudara-saudara kita yang terkena gempa!" ujarnya.
Atas musibah ini, Bamsoet memastikan, DPR dan Pemerintah akan segera membahas mitigasi bencana berupa upaya untuk mencegah, menanggulangi, serta mengurangi risiko bencana. Dengan begitu, semua pihak bisa meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana.
"Saya juga meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD), dan Pemerintah Daerah untuk terus memberikan pertolongan dan pencarian korban yang belum ditemukan. Selain itu, mobilisasi pemberian bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa harus disalurkan tepat sasaran dan disesuaikan dengan kondisi yang ada," demikian Bamsoet. [nes]
BERITA TERKAIT: