Warga Sulut Berterima Kasih Jokowi Dan Kapolri Jaga Tradisi Poco-Poco

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 05 Agustus 2018, 20:31 WIB
Warga Sulut Berterima Kasih Jokowi Dan Kapolri Jaga Tradisi Poco-Poco
Foto: Puspen TNI
rmol news logo Warga Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang hari ini mengikuti pemecahan Rekor Dunia Tari Poco-Poco di Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

Hadir dan mengikuti Rekor Dunia Tari Poco-Poco Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufida Jusuf Kalla bersama beberapa menteri Kabinet Kerja. Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan tari poco-poco untuk menjaga kesehatan.

Adapun Kapolri Tito mengatakan poco-poco massal yang diikuti 65 ribu peserta memecahkan rekor dunia.

"Kami, masyarakat Sulut menyambut baik diselenggarakannya senam atau tari poco-poco yang diikuti puluhan ribu masyarakat dari berbagai elemen," kata Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (5/8).

Menurutnya, tari poco-poco massal yang digelar hari ini secara tidak langsung menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menggelar Asian Games 2018 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia.

Di atas itu semua, lanjut Olly, tradisi poco-poco merupakan tradisi asli bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Olly pun mengajak seluruh anak bangsa untuk bersama mencintai dan melestarikan nilai luhur tradisi dari tarian ini.

Di Manado sendiri hari ini juga mengikuti tarian poco-poco. Setidaknya sekitar 1.000an peserta ikut bergoyang disela-sela  rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) Manado Fiesta 2018.

Anggota DPRD Provinsi Sulut Rocky Wowor mengatakan bahwa poco-poco merupakan senam yang asalnya dari Sulut. Nyanyian dipadukan dengan gerakan tarian ini menggunakan bahasa Manado.

"Gerakan-gerakan dari Poco-Poco terlihat sederhana, namun sebenarnya mempunyai kesulitan yang cukup tinggi," jelasnya. [wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA