"Tidak ada kata lain, Anies-Sandi harus memberikan klarifikasi," kata Ketua Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif (Majelis) Sugiyanto kepada redaksi, Senin (4/6).
Orang dekat yang bermain di balik rencana mutasi di lingkungan Pemprov DKI disebut-sebut bernama Panji. Belakangan orang dekat Sandiaga itu dikabarkan mengumpulkan sejumlah pejabat sambil bermain golf di suatu tempat sambil membahas arah mutasi.
Sugiyanto menyebut bantahan yang disampaikan Panji di media tidaklah cukup. Anies dan Sandi harus bisa menjelaskan bahwa rencana mutasi jabatan secara massal tidak ada keterlibatan orang dalam.
"Isu 'lobi Panji' ini bisa berdampak pada hancurnya kredibilitas Anies-Sandi," Sugiyanto mengingatkan.
Sugiyanto sudah melayangkan surat permohonan klarifikasi kepada Gubernur dan Wagub DKI. Surat secara resmi sudah disampaikan kepada petugas Tata Usaha di Pendopo Balaikota, siang tadi.
Selain klarifikasi, di dalam suratnya Sugiyanto juga menyarankan untuk dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) mengungkap benar atau tidaknya kabar tentang 'lobi Panji'. Apabila TPF tidak menemukan bukti maka kasus ini dapat diabaikan. Namun bila TPF menemukan bukti-bukti dari pemberitaan ini, maka potensi terjadi KKN sangat besar sehingga pembentukan formasi jabatan perlu dirombak ulang.
"Kami dengan sukarela bersedia menjadi anggota TPF tersebut. Kami mendukung sepenuhnya Anies dan Sandi dalam menjalankan pemerintahan good and clear goverment serta bebas KKN," kata Sugiyanto.
[dem]
BERITA TERKAIT: