Pemberian penghargaan tersebut lantaran Jonaidi dianggap memperjuangkan dan mendengar aspirasi masyarakat provinsi Bengkulu.
Dalam pidatonya Jonaidi mengutip pernyataan Rizal Ramli bahwa beban berat untuk berbicara bangsa yang lebih maju kedepan ada di pundak para pemuda. Selain itu ia mengutip pernyataan Presiden Pertama RI Soekarno yang menunjukkan bahwa perubahan akan dibawa oleh para pemuda.
"Saya hanya mengutip apa yang dikatakan Bung Karno beri kami 10 pemuda dunia akan dirubah," ujar Jonaidi saat acara malam penganugrahan yang diadakan oleh Kantor Berita RMOL Bengkulu di Grage Horizon Hotel, Bengkulu, Sabtu malam (29/4)
Ia menilai para generasi muda harus dapat merubah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik kedepannya.
Selain itu partai politik harus membenahi penerimaan kader untuk mendapatkan generasi yang cerdas dan berbintang.
"Hari ini di DPRD Provinsi di DPRD Kabupaten tidak hanya di Bengkulu bahkan se-Indonesia pemuda-pemuda yang berbintang, dan pemuda-pemuda cerdas ditunggu," pungkasnya.
Selain Jonaidi ada empat orang lainnya yang juga mendapat penghargaan Golden Personality Award. Mereka adalah Kadis Pariwisata Kota Bengkulu Yudi Satria, Ketua DPRD Lebong Teguh Raharjo Eko Purwanto.
Kemudian Kepala Biro Komunikasi Publik Setjen Kementrian PUPR R.Endra Saleh Atmawidjadja, dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Elfi Hamidi.
Acara Malam Budaya Manusia Bintang 2018 merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL. Untuk tahun ini, RMOL Bengkulu ditunjuk sebagai tuan rumah.
[nes]