Anies mengaku proses pembangunan MRT tidak terlepas dari kontribusi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Dia mengatakan jika pembebasan lahan MRT layaknya sama seperti 'Nyak Sandang' dari Aceh yang memberikan uang kepada Pemerintah RI untuk membeli pesawat.
"Seperti Nyak Sandang yang berikan segalanya untuk Indonesia begitu juga dengan saudara sekalian yang ada di sini ikut kontribusi dalam membangun sejarah baru yakni adanya MRT," ujar Anies.
Nyak Sandang (91) adalah salah satu pemegang obligasi pembelian pesawat pertama Indonesia jenis Dakota RI-001 Seulawah yang merupakan cikal bakal maskapai nasional, Garuda Indonesia.
Dia mengatakan jasa dari para warga yang tanahnya dibebaskan demi pembangunan MRT dapat selalu dikenang, terlebih ini untuk kemajuan bangsa.
"Sekarang nama baik keluarga-keluarga yang berkontribusi akan menjadi kebanggaan yang makin hari makin bernilai," ujar Anies.
Pembebasan tanah untuk MRT yang dimulai sejak 2011 berawal dari pembebasan stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, progresnya sudah mencapai 92,5 persen di tahap pertama. Tahap pertama sendiri melayani rute Lebak Bulus-Bundaran HI.
[rus]
BERITA TERKAIT: