Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan kabar tersebut didapatnya dari Bupati Kepulauan Seribu.
Hasil laporan tersebut, kepulauan Seribu diprediksi menjadi daerah pertama yang terdampak tumpahan minyak dari bocornya pipa milik yang menghubungkan Terminal Crude Lawe-lawe dengan Kilang Balikpapan milik PT Pertamina.
"Ya saya baru mendapat laporannya juga. Nanti kami akan minta laporan secara komprehensif dari Bupati," ujar Sandi di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (9/4).
Lebih lanjut Sandi menilai dampak tumpahan minyak tersebut pastinya mengurangi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kepulauan Seribu. Padahal, Pemprov sedang gencar mensosialisasi potensi kawasan wisata laut di DKI Jakarta.
Pastinya, sambung Sandi jika peristiwa tersebut terjadi lingkungan serta ekosistem laut yang ada di kawasan bakal ikut tercemar.
"Jangan sampai nanti pencemaran ini malah memperburuk atau menurunkan citra dari pariwisata berbasis eco-tourism yang kita mau dorong di Pulau Pari. Karena Pulau Pari ini menjadi destinasi andalan di Kepulauan Seribu," ujarnya.
[nes]