Seperti diberitakan
Antara dari seluruh peserta yang mengikuti ujian, ada sekitar 91 persen atau 1.812.565 peserta didik dari 18.353 satuan pendidikan yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 171.003 murid lainnya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP).
Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Daryanto menjelaskan UNBK SMA diselenggarakan di 17 Provinsi.
Antara lain Aceh, Banten, Bangka Belitung, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.
Secara teknis, sambung Daryanto sinkronisasi pelaksanaan UNBK dinilai berjalan lancar.
"Sekitar 95 persen sudah sinkron. Untuk Jakarta sendiri tidak ada masalah," ujarnya saat meninjau pelaksanaan ujian di SMAN 45 Jakarta, Senin (9/4).
Daryanto menambahkan ada yang berbeda dari penyelenggaraan UN tahun ini. Perbedaan itu seperti adanya soal isian singkat untuk mata pelajaran matematika jenjang SMA atau sederajat.
Selain itu sertifikat hasil ujian nasional (SHUN) bakal menggunakan tanda tangan digital, dan biaya untuk proktor dan pengawas ujian di satuan pendidikan menggunakan dana bantuan operasional sekolah.
[nes]