Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan rencana tersebut merujuk dari masukan international broadcast group yang beberapa waktu lalu meninjau sejumlah tempat penyelenggaraan Asian Games 2018.
Mereka mengeluhkan jarak tempuh tidak sebanding dengan waktu perjalanan.
"(Mereka) mengeluhkan beberapa tempat yang mereka datangi. Jaraknya hanya 6 km, tapi memakan waktu 1 jam lebih. Jadi, ini mungkin antisipasi dari teman-teman di BPTJ untuk mempercepat satu jam untuk ganjil-genap," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (5/5).
Sandi menambah uji coba mempersingkat waktu ganjil genap akan terus dikaji agar semakin optimal dalam pelaksanannya. Ia berharap dengan uji coba ini akan mampu meningkatkan ketepatan waktu dalam acara Asian Games 2018.
"Memang ganjil/ genap itu akan kami efektivkan bekerjasama dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ)," ucap Sandi.
[nes]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.