Ini Cerita tentang Kesepakatan Jokowi dan Anies di Bawah Tanah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 08 Maret 2018, 09:06 WIB
Ini Cerita tentang Kesepakatan Jokowi dan Anies di Bawah Tanah
Foto: Facebook Agung Wicaksono
rmol news logo Banyak pihak yang menyambut gembira informasi yang mengatakan bahwa mass rapid transportation (MRT) atau kereta bawah tanah di DKI Jakarta akan selesai dan mulai beroperasi Maret 2019.

Warga Jakarta sudah barang tentu menjadi yang paling gembira, mengharapkan MRT akan menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan ibukota sekaligus kebanggaan yang bisa menempatkan Jakarta sejajar dengan kota-kota besar lain di dunia yang telah lebih dahulu memiliki sistem transportasi ini.

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin (Rabu, 7/3) meninjau proyek pembangunan MRT Jakarta. Didampingi oleh direksi MRT Jakarta, keduanya turun ke bawah tanah untuk menyaksikan langsung kesiapan pembangunan sejauh ini.

Menurut Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Jakarta Agung Wicaksono dalam catatan di halaman Facebook miliknya, ada dua hal yang disepakati Jokowi dan Anies dalam pertemuan di bawah tanah itu.

Pertama, seperti telah disebutkan, pembangunan MRT Jakarta akan selesai dan mulai beroperasi bulan Maret 2019. Kedua, menjelang Asian Games bulan Agustus mendatang, pekerjaan di atas jalan harus sudah dirampungkan untuk menyambut tamu mancanegara.

Berikut adalah catatan lengkap Agung Wicaksono yang diambil dari halaman Facebook.

RI-1, DKI-1 dan MRT Jakarta

Hari ini pemimpin Republik ini datang kembali ke tempat yang dikunjunginya setiap tahun sekali. Tahun lalu, ia hadir saat seluruh terowongan MRT tembus terselesaikan. Tahun ini, ia datang saat satu tahun menjelang masa operasi.

Tahun lalu, ia datang dengan Gubernur DKI terdahulu yang dianggap sekutu dan penerusnya. Tahun ini, meski tak lazimnya datang pula seorang pemimpin partai politik pendukung, sebagaimana lazimnya ia hadir bersama Gubernur DKI kali ini yang sering banyak dipertentangkan dengannya karena datang dari kelompok politik berbeda.

Tak ada kegaduhan seperti suasana GBK, tak ada pula pandangan yang berbeda antara keduanya tentang kelanjutan MRT di hadapan. Adalah Gubernur DKI Jokowi yang melakukan Groundbreaking, namun adalah Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai pemegang saham pengendali yang akan menyelesaikan.

Keduanya sama-sama bersepakat Maret 2019 sebagai target operasi komersial -sebuah tantangan berat di pundak, dan sebagian asam lambung menggelegak dan keduanya juga sepakat bahwa pekerjaan di atas jalan harus tuntas bulan Agustus 2018 saat Asian Games -sehingga jalan kembali lurus menyambut tamu-tamu mancanegara.

Dua pemimpin negeri sepakat demi infrastruktur untuk negeri. Dan saya akan tetap di belakangnya berdiri, mengawal kesiapan operasi hingga tugas ini selesai, atau dicukupkan untuk berhenti.

Stasiun MRT Senayan,
7 Maret 2018 [***]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA