Masjid ini dibangun oleh keluarga mantan gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin (alm). Putera ketiga Almarhum Ali Sadikin, Irawan Sadikin mengungkapkan pembangunan masjid Al Shodikin telah direncanakan sejak lima tahun lalu.
Lokasi tanah dan bangunan masjid yang akan dibangun merupakan wakaf dari almarhum Nani Armasih, Istri Ali Sadikin.
Irawan menjelaskan, jauh sebelum terpilih sebagai wali kota Bandung, keluarga Alm. Ali Sadikin telah meminta bantuan kepada Ridwan Kamil untuk mendesain masjid Al Shodikin, dan permintaan tersebut dipenuhi, sampai kemudian Ridwan Kamil terpilih sebagai wali kota.
"Komunikasi kami dengan beliau terkait pembangunan masjid ini terus berlangsung, sampai alhamdulillah, peletakan batu pertamanya dapat direalisasikan pada hari ini" jelas Irawan.
Sementara Kang Emil menyampaikan, pembangunan masjid ini merupakan sumbangan jariah dari keluarga Ali Sadikin dan merupakan salah satu bentuk syiar Islam.
Keluarga Ali Sadikin menurut Kang Emil, menitipkan ajakan "iyya kana' budu" yaitu mengajak beribadah kepada Allah, dengan membangun masjid untuk masyarakat.
Kang Emil juga meminta setelah masjid ini selesain dibangun, masjid Al Shodikin diramaikan dengan kegiatan-kegiatan syiar Islam, seperti Magrib Mengaji dan Sholat Subuh Berjamaah.
"Jangan sampai setelah nanti dibangun, masjidnya besar dan megah tapi kosong, tidak ada aktifitasnya" tegasnya.
Masjid Al Shodikin dibangun di atas tanah seluas 800 meter persegi, rencananya dibangun dua lantai. Lantai pertama untuk kegiatan sosial kemasyarakatan diatasnya digunakan untuk aktifitas beribadah. Arsitekturnya menggunakan arsitektur garis. Desain bangunan masjid tidak menggunakan kubah, seperti yang telah menjadi ciri khas desain arsitektur masjid karya Ridwan Kamil dan firma arsitek urbane lainnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: