Mitigasi Bencana Gempa, BMKG Sepakat Masyarakat Harus Diberi Pelatihan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 05 Maret 2018, 16:30 WIB
rmol news logo Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendukung upaya tindakan mengurangi dampak bencana atau mitigasi bencana.

Hal itu disampikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menghadiri diskusi bertajuk "Tanggap Bencana, Kerja, dan Antisipasi" di Gedung Serbaguna Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, (5/3).

"Karena banyak ketidakpastian, maka kami mendukung sepenuhnya upayah mitigasi, tidak cukup hanya mmperkirakan," ujar Rita.

Rita menambahkan adapun peran BMKG dalam mitigasi bencana ada pada hulu atau pra bencana, yang bertugas memberikan prediksi atau peringatan dini sebelum bencana terjadi.

"Kami bertanggung jawab melakukan observasi, pengumpulan data puluhan ribu sensor yang kami pasang di Indonesia, sensornya untuk merekam data cuaca, iklim, geofisika, khususnya gempa dan tsunami, tugas kami setelah direkam di proses, untuk memberikan prediksi atau peringatan dini," tambahnya.

Rita mengungkapkan agar program ini berjalan perlu dilakukan pelatihan terhadap masyarakat untuk menolong dirinya sendiri saat terjadi gempa atau tsunami.

"Yang penting masyarakat terlatih dan cekatan untuk menolong dirinya sendiri, khususnya untuk gempa konstruksi apakah sudah sehat atau persyaratan di daerah rawan gempa," tandasnya.

"Bagaimana membangun gedung di rawan gempa. Kalau bisa diditeksi, kalau sudah dibangun dan belum memenuhi maka bangunan perlu diobati," tutup Rita. [nes]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA