Kelompok tari beranggotakan tujuh wanita tuna rungu ini berhasil memukau tamu undangan.
Smile Motivator menampilkan tarian dengan judul Badayan Wayang Sunyi Tanah Pasundan yang bermakna kisah mban geulis atau abdi keratin yang sedang menghibur petinggi kerajaan pada saat maseban.
Di penghujung penampilan, musik gamelan dengan sengaja, namun para penari tetap fokus mengikuti gerak seorang instruktur tari yang memandu dari bawah Panggung.
Seorang pengisi suara menceritakan sejarah dari kelompok seni tersebut yang merupakan para tungarungu namun tetap semangat melestarikan dan mencintai warisan budaya. Sontak, seluruh hadirin di ruangan tersebut tepuk tangan secara meriah.
Tak selesai sampai di situ, saat para penari kembali ke belakang panggung, Jaya Suprana mengajak para panitia untuk kembali memanggil para penari ke panggung, dan memimpin para hadirin untuk kembali bertepuk tangan serta melambaikan tangan kepada para penari sebagai wujud apresiasi atas kerja keras mereka.
Para penari tampak bahagia atas respon para hadirin di ruangan tersebut hingga akhirnya kembali ke Back Stage, para hadirin tetap terus bertepuk tangan kagum.
[nes]