Ketua Panitia UMB Peduli, Achmad Jamil mengatakan bantuan ini wujud pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi yang salah satunya pengabdian kepada masyarakat.
Sasaran bantuan yang disalurkan oleh tim UMB Peduli ke Madrasah Ibtidaiyah Sirojul Munir di Kecamtan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten.
"Ada dua alasan dipilihnya Madrasaah Ibtidaiyah Sirojul Munir sebagai tempat penerima bantuan. Pertama, perbaikan sekolah ini sangat diperlukan karena mengalami rusak berat, perbaikan dibutuhkan agar siswa-siswi dapat bersekolah kembali di tempat ini. Kedua sekolah ini merupakan swadaya masyarakat bukan sekolah yang dikelola oleh pemerintah sehingga sangat tergantung pada peran serta masyarakat," kata Jamil.
Bantuan sebesar Rp 15 juta dikumpulkan dari mahasiswa, tenaga kependidikan dan dosen. Dana bantuan tersebut tidak diserahkan dalam bentuk uang tunai, melainkan material untuk meningkatkan peran serta masyarakat bergotong royong memperbaiki sarana pendidikan sekolah tersebut.
Sementara Kepala Biro SDM UMB, Junaedi mengakui bantuan dana yang disalurkan tidaklah besar, namun diharapkan dapat menarik partisipasi masyarakat. Pengurus Masjid UMB juga memberikan bantuan sejumlah Alquran dan terjemahannya kepada pengurus Yayasan Sirojul Munir.
Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter telah mengguncang Kabupaten Lebak pada akhi bulan Januari lalu. Akibatnya sebanyak 490 rumah mengalami rusak berat dan ringan, termasuk bangunan sekolah sehingga sebagian siswa di daerah itu tak bisa menjalani aktivitas sekolah seperti biasa. Beberapa titik yang terkena gempa di kabupaten Lebak di antaranya Binuangeun, Bayah, Panggarangan, Cilograng, Lebak Gedong, dan Wanasalam.
[wid]
BERITA TERKAIT: