Natalius Pigai: Pemerintah Masih Abaikan Pembangunan Manusia Di Papua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 01 Februari 2018, 16:18 WIB
rmol news logo Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) jangan hanya fokus kepada pembangunan infrastruktur di Papua. Seharusnya pemerintah juga bisa meningkatkan pembangunan sumber daya manusia yang masih sangat minim di Papua.

Begitu dikatakan mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai dalam diskusi 'Papua Menggugat Pemerintah Pusat Dalam Penanganan Kemiskinan dan Gizi Buruk' di Jakarta, Kamis (1/2).

"Saya menilai yang belum dilakukan Jokowi adalah pembangunan manusia. Pemerintah masih mengabaikan pembangunan manusia di Papua," jelasnya.

Minimnya pembangunan manusia di Papua justru akan berdampak juga pada minimnya kesejahteraan mereka. Meski, pembangunan infrastruktur terus digalakkan oleh pemerintahan Jokowi-JK di Papua.

"Pemerintah harusnya bisa memprioritaskan pembangunan manusia atau orang. Karena belum dilakukan maka manusia mati," kata Pigai.

Terlepas dari itu, Pigai menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Papua bukan hanya pada pemerintahan Jokowi, melainkan sudah berlangsung sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Salah satunya adalah Jembatan Holtekamp yang disebut termegah di Papua.

"Tiga puluh persen pembangunan Holtekamp zaman SBY sudah jalan 2010 tapi berhenti di 2014, 2015 ke atas tidak berjalan. Baru sekarang lagi dilanjutkan," paparnya.

Pigai menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur oleh pemerintahan Jokowi-JK hanya sekadar membangun opini untuk pencitraan.

"Padahal semua itu memang rutin dilakukan, karena memang semua sudah ada anggarannya," tegasnya. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA