Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah menjelaskan keputusan tersebut merupakan hasil rapat pleno yang dihadiri oleh semua unsur Partai Golkar di bumi pasundan.
Dalam rapat tersebut, muncul aspirasi agar DPP Partai Golkar untuk mengubah rekomendasi di Pilgub Jabar.
"Jadi dalam rapat pleno tadi kita putuskan untuk kembali pada hasil Rapimda Golkar. Di sana, diputuskan bahwa Kang Dedi Mulyadi adalah satu-satunya calon Gubernur yang diusung," ujar Ade di Sekretariat DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Jumat (15/12).
Lebih lanjut Ade menjelaskan alasan lain agar Golkar memilih Dedi sebagai calon kandidat yang diusung lantaran Bupati Purwakarta itu telah melewati seluruh mekanisme internal partai.
Hal ini jugalah yang membuat DPD Golkar mengutamaka Dedi sebagai kandidat dibandingkan Ridwan Kamil yang tidak mengikuti tahapan, di samping itu Ridwan juga bukan kader yang telah lama berproses di Golkar.
"Jadi sesuai dengan mekanisme partai dan hasil rapimda, kami meminta DPP Golkar mengeluarkan rekomendasi yang baru untuk Kang Dedi Mulyadi," kata Ade.
Ade optimis hasil rapat pleno DPD Golkar Jabar bisa diterima oleh DPP Partai Golkar. Untuk meyakinkan pengurus, pihaknya akan membawa hasil rapat pleno DPD Partai Golkar Jabar ke dalam Forum Rapat Pimpinan Nasional DPP Partai Golkar yang akan dilaksanakan pada 18 Desember mendatang.
[nes]
BERITA TERKAIT: