Pembangunan jembatan yang dibangun sejak pertengahan tahun lalu tersebut kini telah menghubungkan warga di Desa Cijunti, Kecamatan Cibatu, Purwakarta dengan warga Desa Bale Bandung Jaya, Kecamatan Pabuaran, Sumedang.
"Sudah beres, tinggal diresmikan saja," jelas Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Purwakarta, Budi Supriyadi seperti dikutip
RMOLJabar, Selasa (3/10).
Pemkab Purwakarta sengaja membangun jalan dan jembatan penghubung agar masyarakat dua desa dari kedua kabupaten yang saling bertetangga itu bisa lebih terbantu. Terutama dari segi perekonomian.
Jembatan yang baru dibangun ini, terang dia, memiliki panjang sekitar 65 meter dengan lebar 12 meter. Selain jembatan yang melintas di Sungai Cilamaya, pemerintah pun sekaligus membangun jalan yang panjangnya sekitar 500 meter.
Terkait anggarannya, kata dia, dalam pembangunan infrastruktur ini menghabiskan biaya sekitar Rp 13,5 miliar. Yakni, Rp 11 miliar di anggaran tahun lalu, dengan rincian Rp 9 miliar untuk pembangunan kontruksi jembatan dan pembukaan jalan, serta Rp 2 miliar lainnya untuk pembebasan lahan yang akan digunakan badan jalan.
"‎Tahun ini, anggarannya tambah lagi Rp 2,5 miliar untuk pembangunan tahap akhir, yakni pembetonan jalan. Jadi total anggarannya, Rp 13,5 miliar," bebernya.
[ian]
BERITA TERKAIT: