Korban ditemukan pada koordinat 03 33.5 N-099 37.0 E dan langsung dievakuasi untuk selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ABK Kapal Perkasa Abadi GT 29 dilaporkan jatuh ke laut di sekitar 14 mil laut arah barat dari Dermaga Pahanton, Kamis (14/9). Ketika mengetahui ada yang terjatuh, ABK kapal lainnya bergegas mencari namun sayangnya tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Peristiwa ini baru di laporkan ke Kantor SAR Medan sehari setelah kejadian, Jumat (15/9). Menindaklanjuti laporan tersebut tim rescue KN SAR 02 Tanjung Balai Asahan langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian guna mencari korban.
Dilansir dari laman
basarnas, pencarian hari pertama tim rescue Pos SAR Tanjung Balai Asahan bersama potensi SAR lainnya dilakukan hingga sore hari di empat titik koordinat berbeda, namun belum membuahkan hasil.
Sabtu, petugas gabungan kembali melakukan pencarian korban. Pencarian yang difokuskan di empat titik koordinat yakni 03 16.4 N-0999 51.0 E; 03 25.8 N-099 51.0 E; 03 26.0 N-099 55.0 E; dan 03 17.0 N-099 55.0 E, hasilnya masih nihil.
[rus]
BERITA TERKAIT: