Pasalnya, banyak cabang olah raga (cabor) yang mengklaim kekurangan dana. Bahkan para atlet yang harus membiayai sendiri urusan makan dan akomodasi selama mengikuti SEA Games.
"Saya berharap cabor melaporkan data (dana akomodasi) secara resmi kepada kami. Karena kalau memperkirakan berapa biayanya, kita bukan lembaga parsial," kata Menpora Imam Nahrawi di kantornya, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta (Senin, 4/9).
Oleh sebab itu, Kemenpora akan mengevaluasi menyeluruh soal prestasi di SEA Games, termasuk di tubuh Kemenpora sendiri.
"Mulai dari SDM (sumber daya manusia) yang memaknai aturan begitu kaku. Itu sudah saya sampaikan dalam forum tadi," jelas Imam.
Disinggung polemik dana akomodasi terganggu lantaran birokrasi yang panjang dan berbelit, Imam mengatakan bahwa hal itu menjadi poin yang harus diselesaikan.
"Termasuk ada satu lembaga yang akan dihilangkan. Namun itu baru akan dibahas bersama Kementerian PMK dan rapat terbatas, saya belum bisa menyimpulkan. Tapi yang jelas tujuannya agar semua berjalan lancar," demikian Imam.
[wah]