"Kita belum menentukan target partisipasinya, mau riset dulu. Kita berharap tidak turun, dulu
kan angka partisipasinya sekitar 60 persen. Memang Di Pilkada ada kecenderungan golput meningkat," kata dia seperti dimuat
RMOLJabar.Com, Jumat (14/4).
Rifqi memaparkan, jumlah warga kota Bandung yang memiliki hak pilih diperkirakan mencapai 1,7 juta orang. Namun demikian, untuk memastikan jumlah sebenarnya akan dilakukan pemuktahiran.
KPU Bandung saat ini tengah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk memastikan semua warga yang memiliki hak pilih bisa ikut dalam Pilwakot.
Ia juga mendorong Disdukcapil Kota Bandung menyelesaikan perekaman E KTP.
"Pemutakhiran data pemilih perlu apalagi masih ada sekitar 80 ribu warga Kota Bandung yang belum melakukan perekaman e KTP. Kita sudah koordinasi dengan Disdukcapil," ujarnya.
Rifqi menambahkan bahwa pihaknya juga bersinergi dengan semua partai politik untuk meningkatkan partisipasi warga kota Bandung.
"Kita sinergi dengan parpol untuk memerangi golput," pungkasnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: