Kegiatan latihan berlangsung selama satu bulan yang dimulai tanggal 13 hingga 30 Maret. Materi yang diberikan kepada peserta meliputi prosedur dalam pelaksanaan embarkasi dan debarkasi baik personil, material maupun logistik lainnya terkait dengan tugas pokok Kolinlamil sebagai pembina angkutan laut militer nasional.
Latihan bertujuan melatih prajurit Satlinlamil Jakarta agar siap, tanggap dan cepat dalam melaksanakan penanggulangan bencana alam sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
"Materi latihan meliputi proses prosedur dalam pelaksanaan kegiatan embarkasi dan debarkasi. Dalam rangka mendukung OMP maupun OMSP," jelas Pasops Satlinlamil Jakarta Mayor Laut (P) Zulfahmi.
Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Sigit Santoso menambahkan, Satlinlamil Jakarta adalah salah satu unsur Komando Pelaksana angkutan laut militer ataupun angkutan laut nasional dari Komando Lintas Laut Militer. Kolinlamil sebagai Kotama pembinaan operasional mengkoordinasikan dan menyusun rencana serta program angkutan laut untuk seluruh jajaran TNI dan Polri. Sebagai Kotama pengemban tugas operasional, saat ini Kolinlamil mengoperasikan beberapa KRI dari berbagai jenis, antara lain Angkut Tank (AT), Bantu Umum (BU), Bantu Angkut Personel (BAP), dan jenis Landing Platform Dock (LPD).
[wah]
BERITA TERKAIT: