"Kedatangan tim untuk memperkuat posko Muhammadiyah yang telah beroperasi sejak kemarin," kata pegiat MDMC, Arif Jamali Muis, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 26/12).
Tim asistensi ini, jelasnya, terdiri dari tim medis dan teknisi dari Jatim untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir. Dua tim SAR Water Rescue dari Jatim dan Jateng beserta perahu karet untuk membantu evakuasi warga dari daerah daerah yg masih tergenang banjir
"Tim relawan dari Mqtaram membawa bahan logistik pangan dan perlengkapan dapur umum. Sementara tim asistensi pemulihan umah sakit dari Yogyakarta," jelasnya.
Diketahui, RS PKU Muhammadiyah Bima juga terdampak banjir di lantai dasar, sehingga hampir 95 persen layanan kesehatan di lantai tersebut tidak dapat berfungsi. Namun demikian, atas dukungan relawan dari Dompu, Mataram dan Jawa Timur, pembersihan dan pengaktifan posko Penanggulangan Bencana di RS PKU Bima bisa segera dilaksanakan dengan dua layanan utama yaitu layanan keaehatan dan dapur umum.
[ysa]
BERITA TERKAIT: